Respon Cepat, Wabup Kukar Rendi Solihin Datangi Lokasi Kebakaran di Desa Sumber Sari
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR-Musibah kebakaran
kembali melanda warga di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Selasa
(19/3/2024), siang sekitar pukul 12.00 WITA, si jago merah mengamuk
menghanguskan sejumlah bangunan tempat tinggal warga di Desa Sumber Sari,
Kecamatan Sebulu.
Dari
data sementara yang diperoleh, terdapat sedikitnya 26 jiwa dari 12 Kepala
Keluarga (KK) yang terpaksa kehilangan tempat tinggal.
Ketua
RT 15, Iwan menerangkan, dari informasi yang diperolehnya, dugaan sementara
penyebab terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik.
Kini,
Ia tengah menunggu bantuan darurat untuk masyarakat yang menjadi korban
kebakaran.
"Saat
ini kami menunggu bantuan darurat untuk warga, karena mereka juga perlu
menyiapkan kebutuhan berbuka dan sahur nanti," ucap Iwan Ketua RT 15 Dusun
Wonorejo.
Mengetahui
adanya musibah kebakaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, melalui pihak
kecamatan langsung bergerak cepat untuk menghimpun data.
Bahkan,
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, langsung turun tangan dengan mendatangi
lokasi kejadian.
Rendi
Solihin datang dengan membawa sejumlah bantuan, berupa sembako dan paket bantuan
lainnya.
"Kami
dari Pemkab Kukar mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya, semoga ada
hikmah di balik musibah ini. Mohon ikhlas bapal ibu sekalian, karena musibah
tidak ada yang bisa menebak kapan datangnya, Insya Allah ada penggantinya yang
jauh lebih baik," ucap Rendi Solihin di hadapan warga korban kebakaran,
Selasa (19/3/2024).
Rendi
pun menjanjikan akan segera datang bantuan yang lebih besar dari Pemkab Kukar,
saat ini pihak kecamatan tengah melakukan pendataan untuk diteruskan ke
instansi terkaik, seperti Dinas Sosial hingga Dinas Perumahan dan Kawasan
Permukiman (Perkim).
"Mohon
dibantu Pak Camat datanya, semua saaat ini menunggu angka pasti mengenai
kejadian ini."
"Ini
ada sembako pribadi dari kami, nantinya juga akan ada bantuan dari Pemkab
Kukar, dan kami harap semua korban kebakaran bisa tersentuh bantuan, makanya
saat ini pendataan masih terus dilakukan," pungkasnya. (adv)